Baca Juga
Hadits ke-12
عَن
عُقَبةَ
بنِ
عَامرٍ
رَضَي
اللٌهُ
عَنهُ
قَالَ
: سَمِعتُ
رَسُولَ
اللٌهِ
صَلَى
اللٌهُ
عَلَيهِ
وَسَلَمَ
يَقُولُ
لَوجُعِلَ
القُرانُ
فيِ
اِهَابٍ
ثُمٌ
اُلقُيِ
فيِ
النَارِ
مَا
احتَرَقَ
.(رواه
الدارمي).
Dari Uqbah bin Amir r.a. berkata
bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jika al Qur’an dijadikan kedalam kulit
kemudian dilemparkan kedalam api, niscaya tidak akan terbakar.” (Hr. Darami)
Ada dua pendapat dari para ahli
hadits mengenai maksud hadits diatas. Sebagian berpendapat bahwa kulit yang
yang dimaksud adalah kulit secara umum, yaitu kulit-kulit binatang. Dan api
adalah api dunia ini. Hal menunjukan mukjizat khusus pada zaman Nabi saw.
sebagaimana mukjizat para Nabi a.s. terdahulu.
Sebagian lagi berpendapat bahwa
maksud kulit adalah kulit manusia, dan maksud api adalah api neraka. Menurut
pemahaman ini, maka hadits diatas berlaku secara umum, tidak terbatas pada
waktu tertentu. Jadi, jika seorang hafizh al Qur’an disebabkan dosa-dosanya
dilemparkan ke neraka, maka api neraka tidak akan membakarnya. Riwayat lain
menyebutkan bahwa api neraka menyentuhnya pun tidak. Dalam Syarhus Aunnah,
Mulla Ali Qari rah.a. mengutip sebuah riwayat dari Abu Umamah r.a. yang
memperkuat hadits diatas yaitu, “Selalulah menghafal al Qur’an, karena Allah
tidak akan menyiksa hati yang menyimpan al Qur’an.”
Hadits ini sangat jelas dan
merupakan suatu ketentuan. Oleh sebab itu, mereka yang menganggap bahwa
menghafal al Qur’an adalah sia-sia, maka demi Allah, hendaknya mereka
merenungkan fadhilah menghafal al Qur’an dalam hadits ini. Satu fadhilah ini
saja sudah cukup bagi seseorang untuk menyerahkan jiwa raganya demi menghafal
al Qur’an, karena siapakah orang yang tidak berdosa dan siapakah yang dapat
memastikan bahwa ia akan terhindar dari neraka?
Dalam Syarh Ihya telah disebutkan
daftar orang yang akan berada dibawah lindungan Allah Swt. pada hari Kiamat
ketika seluruh manusia dalam keadaan panic, yaitu dalam hadits yang
diriwayatkan oleh Dailami dari Ali r.a., bahwa pembawa al Qur’an, yakni para
hafizh al Qur’an, akan berada dibawah lindungan Allah bersama para Nabi dan
shalihin.
0 Response to "Hadis keutamaan al-quran hadist ke 12 dari 40"
Post a Comment