banner4

RENUNGAN HIDUP {PARA PENCARI REZKI

Baca Juga

Assalamualikum warohmatullahi wabarokatuh…

Alhamdulillah sobat yang budiman, allah lah yang mengantarkan sobat hingga
sampai masuk blog ini…Baiklah saya akan membagikan sedikit renungan qalbu…. Simak yuuuk!!!


BISMILLAHIRRAHMANI RAHIM

Saudaraku… hari kemarin, hari ini, esok, lusa dan seterusnya segala aktivitas kita begitu mengejar dunia.
Saudaraku bukankah itu hal yang begitu melelahkan. Tiada harapan yang kita impikan melainkan mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan hidup?
Saudaraku… seperti apakah kebahagiaan yang kita impikan? Seperti apakah kesuksesan yang kita inginkan?  Simak Al-Quran surat  13 ayat 26






اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ

Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)

Saudaraku… kebahagiaan dan kesuksesan tidak akan pernah kita gapai bila jauh dari agama, kebahagiaan dan kesuksesan hanya ada dalam agama. Dengan agamalah kita meniti menuju akhirat dengan sukses dan bahagia.Pertanyaan mungkin muncul apa mungkin bahagia itu bisa dengan agama?Saudaraku… setiap makhluk ciptaan allah mempunyai habitat. Ikan bila di letakkan di daratan akan melompat –lompat bukan karena ia gembira, tapi ia tersiksa masuk pada habitat lain. Begitu juga dengan manusia bila jauh dari habitatnya yaitu agama maka akan terlihat senang karena terlihat sukses dengan kekayaannya, terlihat bahagia dengan kejayaannya namun nalurinya di penuhi kerisauan dengan harta dan kejayaannya.Saudaraku… bila anda selama ini lalai dari mengingat allah karna alasan mencari rizkinya, ketahuilah saudaraku rizki akan mudah anda dapat dengan mendekatkan diri padanya. Seperti yang ia katakana dalam firmannya SURAT FAATHIR   Ayat 29

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi

Saudaralah yang terjemahkan maknanya ayat tersebut…

Saudaraku  Ibarat kita beternak ayam,   ayam- ayam tersebut memiliki karakter yang berbeda. Ada yang jinak dan liar. Pasti kita mempunyai cara yang berbeda pula dalam cmemberi makan pada ayam-ayam tersebut. Ayam yang liar kita berikan dengan cara meghamburkan begitu saja. dan apa yang terjadi setelahnya? Mereka saling berebut dan saling mematuk. Namun kita melakukan hal yang berbeda dengan ayam yang jinak , kita memberinya makan    di samping  kita  dan memberikannya dengan perlahan tanpa menghamburkannya bahkan sesekali kita beri dan makan di tangan kita sendiri apabila makanan tersebut habis kita tambah lagi dan lagi hingga benar-benar ayam tersebut menjadi kenyang dan pergi. Simak surat 67 ayat 21


أَمَّنْ هَٰذَا الَّذِي يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ ۚ بَلْ لَجُّوا فِي عُتُوٍّ وَنُفُورٍ
Atau siapakah dia yang memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?

Saudaraku… begitulah perumpamaan bila manusia jauh dari allah dan dekat dengannya. Bila kita jauh dari allah maka kita akan merasa gelisah dalam hal reski, bahkan terkadang kita menyakiti saudara semuslim kita demi merebut reski tersebut, bahkan terkadang saling membunuh karena memperebutkan reski, naudzubillahi minzalik. Namum sebaliknya bila kita dekat dekat dengan allah, allah akan memberi kita riski dengan caranya yang penyantun, bila habis ia tambahkan dan di tambahkan lagi.
Saudaraku… kita masih kurang rasa syukurnya,  karena kadar  riski yang kita ukur hanya uang, rumah dan kendaraan mewah…
Perumpamaan kecil… lihat dan pelajarilah makhluk allah yang lain misalnya, burung, setiap hari ia terbang di pagi hari kian kemari   mencari rizki, dan pulang di sore hari barulah mereka   menemukan rizki dan membawanya dengan gembira ditembolok-tembolok mereka. Tapi, manusia bila terbangun di pagi hari masya allah… kita sudah menemukan nasi di periuk serta lauknya yang sudah tersedia untuk kita santap. Bukankah itu sebuah karunia yang begitu besar untuk kita syukuri???
Saudaraku… kemanakah kita selama ini, mengapa kita tidak menemukan diri kita sendiri? Bahkan kita tidak menemukan diri kita sendiri.
Saudaraku kembalilah ke habitat kita, kefitrah kita yang sebenarnya. Yaitu menyembah, patuh, takut dan tunduk padanya.
Saudaraku.. rizki yang anda cari sudah di tetapkan kadar ukurannya, tak perlu risau dengan itu kita tidak mungkin kita meniggalkan dunia ini  sebelum kadar rezki yang di tetapkan untuk kita tersebut telah habis di sisi allah… mari kita simak alquran SURAT 42 ayat 7 dan surat 37 ayat 41
Surat 42 ayat 7 



 وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ

Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat



surat 37 ayat 41
أُولَٰئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَعْلُومٌ

Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu

Sekian semoga bermanfaat, kritiklah dengan bijaksana bila ada kekeliruan di dalam penulisan artikel singkat ini…
Salam damai…











0 Response to "RENUNGAN HIDUP {PARA PENCARI REZKI"

Post a Comment

wdcfawqafwef